Terharu . . . .

Itulah yg dirasakan oleh Tim Anemone ketika berkunjung ke rumah Ajung Pratiwi.
Ketika kata demi kata meluncur dari bibir gadis 25 th ini yg menceritakan kisah hidupnya. 
Bagaimana dia ditolak oleh lingkungan, hanya karena terlahir berbeda dr kawan2nya.

Bully dan ejekan sudah tak terhitung lagi, menyisakan luka dan trauma. Bahkan untuk belajar membaca pun dia sdh tdk percaya diri lagi, ketika banyak org yg mengatakan bahwa masa depannya suram.
Di usianya yg ke 25 skrg ini, kami bersyukur Ajung datang ke Anemone. 

Disinilah curahan kasih sayang dari para pengajar Anemone Nangka sedikit demi sedikit mengembalikan rasa percaya dirinya. Meski menurut para guru, setiap kali mereka mengajar hati mereka penuh dg linangan air mata haru. Melihat usaha Ajung dg segala tantangan kesehatanya, utk bisa mengikuti pelajaran dengan baik. 
Kini Ajung sudah mulai bisa membaca, dan sangat bersemangat ketika membaca majalah dan koran. 

Hufff,, tak ada yang bisa menggantikan perasaan bahagia ini. 1 life saved.
Anak ini harus punya masa depan. Dia akan menginspirasi banyak org nantinya.
Mungkin yang kami lakukan belum seberapa, tapi kami berharap apa yg kami lakukan bs menjadi pondasi untuk tangga-tangga kesuksesan Ajung.

Selamat belajar, Anak Istimewa. Masa depan cerah menunggu mu!